......TE'DA BUBUN TIRO SIOK.....

Kamis, 21 Februari 2008

DIALOG ORANG MISKIN

Banyak harapan dan cita-cita bagi orang yang kebetulan tidak punya harta materi seperti kami ini, hidup dengan wajar dan penuh kesederhanaan adalah mimpi yang begitu indah bagi kami serta jauh dari intimidasi fisik ataupun psikologis kaum sosial atas. namun kenyataan berkata lain kami harus berlari setiap ada bunyi penggusuran, kami harus terjaga ketika anak-anak kami sakit di gubuk preok karena tidak adalagi orang yang baik hati untuk membantu, kami harus menangis menahan rasa sakit perut karena hari ini tidak ada apa-apa untuk dimakan, kami harus dan kami harus......... hich...hich......

Hah... apakah Tuhan memang menakdirkan demikian, jika memang demikian alasan apa yang rasional sebagai bukti penyanjung hati, usaha yang kami lakukan untuk hidup dengan halal selama ini malah dihina-hina kaum sosial atas karena merasa jijik dengan pekerjaan kami apakah itu juga takdir Tuhan ? jika ia lalu di mana kemulian Tuhan ???

Ahh... kalian jangan mengada-ada!!! atas nama dan karena Tuhan selama ini kalian banyak berbuat dosa, kalian hanya bisa mengatakan Tuhan..Tuhan.., tapi apakah Tuhan senang dengan sikap kalian ? kami yang miskin materi ini bukanlah orang bodoh tapi kalianlah yang membuat kami melarat, kalian melupakan ajaran Tuhan tentang tolong-menolong, kalian lebih suka memelihara riba dan kekikiran serta kemunafikan yang kaffah dalam bentuk ritual ibadah, seolah-olah nampak sebagai orang taat ibadah tapi senyumnya sulit untuk dibagi. kami orang yang melarat selalu dan terus-menrus melemparkan senyum kepada kalian tapi kalian menganggapnya sebagai senyuman pengemis,
bersambung..

Tidak ada komentar: